Penyuluhan / Edukasi Penyakit Seksual Berisiko dan Deteksi Dini Kesehatan Mental

Jumat, 21 Juni 2024. Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat Klinik Pratama UIN Raden Intan Lampung bekerja sama dengan UKM KSR PMI Unit UIN Raden Intan Lampung dan duta konselor dari Pusat Studi Gender dan Anak menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan edukasi yang sangat berharga mengenai penyakit seksual berisiko serta deteksi dini kesehatan mental. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UIN Raden Intan Lampung yang tinggal di Ma'had Al-Jami'ah dengan penuh semangat dan antusiasme.

Sesi pertama dimulai dengan fokus pada deteksi dini kesehatan mental. Para peserta diberikan kuesioner Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29), sebuah alat yang dirancang untuk membantu mengidentifikasi tanda-tanda awal gangguan kesehatan mental seperti stres, depresi, dan kecemasan. Para peserta dengan tekun mengisi kuesioner ini, di bawah bimbingan duta konselor dari Pusat Studi Gender dan Anak dan anggota UKM KSR yang siap membantu menjelaskan setiap pertanyaan dan menginterpretasikan hasilnya. Sesi ini sangat penting karena memberikan gambaran awal tentang kondisi mental para mahasiswa, yang bisa menjadi dasar untuk intervensi lebih lanjut jika diperlukan.

Setelah jeda singkat, acara dilanjutkan dengan sesi kedua yang mengangkat tema penyuluhan mengenai penyakit seksual berisiko. Para ahli kesehatan dari Klinik Pratama memandu sesi ini dengan memberikan informasi mendalam tentang berbagai jenis penyakit menular seksual, cara penularannya, serta metode pencegahan yang efektif. Presentasi yang menarik dan interaktif membuat peserta aktif bertanya dan berdiskusi, sehingga suasana menjadi sangat dinamis. Para peserta juga diberi penekanan pada pentingnya tanggung jawab pribadi dalam menjaga kesehatan seksual mereka.

Sesi kedua diakhiri dengan sesi tanya jawab yang sangat interaktif. Para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan para ahli. Banyak pertanyaan yang muncul menunjukkan antusiasme dan kepedulian peserta terhadap topik yang dibahas. Para ahli dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan saran praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini ditutup dengan pesan bahwa edukasi yang diberikan hari ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong para mahasiswa untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka, baik secara fisik maupun mental. Para peserta pulang dengan membawa pengetahuan baru dan rasa tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga kesehatan diri mereka.

Melalui kegiatan ini, Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat Klinik Pratama UIN Raden Intan Lampung, UKM KSR PMI Unit UIN Raden Intan Lampung, dan Pusat Studi Gender dan Anak berharap dapat terus mendukung dan mempromosikan kesehatan yang holistik di kalangan mahasiswa, menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat, aman, dan peduli.